Physical Performance for Nurse

Hei hei hoooooo….!! What’s up akang teteh saudara-saudara sekalian?? Semoga hari-hari kalian menyenangkan yaa!! Nah, pada kesempatan kali ini saya ingin berbagi sedikit-banyak informasi tentang penampilan seorang perawat. Berbicara soal penampilan, banyak orang yang beranggapan bahwa penampilan adalah suatu hal yang tidak penting dan sering disepelekan. Tapi ternyata penampilan sangat berpengaruh looh dalam kehidupan sehari-hari, khususnya dalam bidang keperawatan.

Nurse

Seperti yang kita ketahui, perawat selalu bertemu dengan pasien setiap harinya. Dalam pertemuannya, diperlukan adanya komunikasi dan interaksi yang lebih intensif. Pada saat
berkomunikasi diperlukan adanya penampilan atau sikap yang diterapkan oleh seorang perawat. Tanpa kita ketahui sangat banyak pengaruh penampilan seorang perawat terhadap pasien.
Pada umumnya, pasien menginginkan dirawat oleh perawat yang diidamkan dan berpenampilan menarik, misalnya : perawat yang berpakaian rapi, bersih, wangi, ramah dan sopan-santun dalam merawat, serta mampu memenuhi kebutuhannya, sehingga pasien senang, nyaman dan menerima sekali kehadiran perawat.
Orang yang berpenampilan menarik dinilai memiliki atribut-atribut positif seperti berkepribadian menarik, mampu bersosialisasi dengan baik, profesional dan dapat membina hubungan yang harmonis. Individu yang berpenampilan menarik juga lebih dihargai dan mendapat pengakuan istimewa dari lingkungannya (Hatfield & Sprecher 1980, dalam Pattiasina, 1998). Atribut perawat dapat memberikan kesan mendalam pada pasien. Penampilan menarik, bersih, rapi, sopan, sederhana, natural dan meyakinkan, menggunakan alas kaki/sepatu dengan mempertimbangkan ketenangan pasien, adalah harapan partisipan terhadap penampilan perawat.
Penampilan personal merupakan salah satu hal pertama yang diperhatikan selama menjalin hubungan interpersonal. kesan pertama timbul dalam 20 detik sampai 4 menit pertama. Delapan puluh empat persen dari kesan terhadap seseorang berdasarkan penampilannya (Lalli Ascosi, 1990 dalam Potter & Perry, 1993). Bentuk fisik, cara berpakaian, dan berhias, menunjukkan kepribadian, status sosial, pekerjaan, agama, budaya, dan konsep diri. Perawat yang memperhatikan penampilan dirinya dapat menimbulkan citra diri dan profesional yang positif. Penampilan fisik perawat mempengaruhi persepsi pasien terhadap pelayanan/asuhan keperawatan yang diterima, karena tiap pasien mempunyai citra bagaimana seharusnya penampilan seorang perawat. Walaupun penampilan tidak sepenuhnya mencerminkan kemampuan perawat, tetapi mungkin akan lebih sulit bagi perawat untuk membina rasa percaya terhadap pasien jika perawat tidak memenuhi penampilan yang dicitrakan oleh pasien.

Naah…sekarang udah pada tahu kan, kalau penampilan seorang perawat itu begitu besar pengaruhnya terhadap pasien. Untuk itu sebagai seorang perawat, berpenampilanlah dengan baik. Bukan hanya fisik saja,tapi dari sikap dan tutur katanya juga baik agar menimbulkan kesan dan citra yang positif juga dari si pasiennya. Sekian dulu ya informasi dari saya, semoga bermanfaat. ^^
Sumber Referensi :

http://jurnal.unpad.ac.id/ejournal/article/view/849

http://poltekkes-malang.ac.id/bukafile.php?pillch=20090306